BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar belakang masalah

Penyediaan makanan pada anak-anak sebenarnya tidak  berbeda dengan penyediaan makanan yang lainnya baik dalam jenis makanan, proporsi, maupun cara penyajian. Namun , yang perlu diperhatikan adalah zat gizi yang terkait dengan proses pertumbuhan, yakni protein. Kekurangan protein akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tubuh sehungga akan menjadikan anak pendek. Di samping itu , penyediaan makanan  pada anak juga harus memperhatikan  pertumbuhan otak dan kecerdasan.

  • Rumusan masalah
  • Faktor  apa sajakah yang menentukan jumlah kebutuhan gizi anak?
  • Seperti apakah permasalahn gizi bagi anak pada umumnya?
  • Apasaja permasalahan gizi yang timbul dimasyarakat ?
  • Bagaimana  pengaturan makanan pada anak ?
  • Jelaskan keuntungan kebiasaan jajan pada anak-anak ?
  • Bagaiman upaya mengatasi bagi anak yang sulit makan ?
  • Tujuan makalah
  • Agar mengetahui kebutuhan gizi seorang anak dengan baik  ?
  • Agar  menerapkan upaya mengatasi anak yang sulit makan
  • Agar mengetahui pengaturan makanan pada anak

BAB II

PEMBAHASAN

  1. KEBUTUHAN GIZI ANAK 

Jumlah kebutuhan gizi pada anak di tentukan oleh beberapa faktor antara lain , jenis kelamin, berat badan , dan aktivitas sehari-hari.besar nya kebutuhan energi dan protein untuk anak-anak dapat dilihat pada label berikut

Tabel AKG Bagi anak laki – laki

Usia  ( th ) Berat badan (kg) Energi (kalori )/hari Protein (gr)
10-12 30 1950 45
13-15 40 2200 57
16-19 53 2360 62
20 56 2700 50

Tabel AKG Bagi anak perempuan

Usia (th) Berat badan (kg) Energi(kalori)/ hari Protein(gr)
10-12 32 1750 49
13-15 42 1900 57
16-19 46 1850 47
>20 50 2100 44
  • PERMASALAHAN GIZI  ANAK

Permasalahan makanan pada anak biasanya adalah “ sulit makan’ atau tidak mau makan apabila hal tersebut tidak segera diatasi maka dapat menyebabkan anak kekurangan gizi sehingga dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu anak- anak sekolah pada umumnya sering tidak makan pagi karena berbagai alasan. Kebiasaan tidak sarapan pada anak-anak akan menyebabkan lambung kosong dan kadar gula darah berkurang ( keadaan hipoglekimia) sehingga menyebabkan badan lemas, mengantuk, sulit menerima pelajaran serta turunyya gairah belajar danm kemampuan merespon.

Secara rinci permasalahan gizi yang sering timbul dimasyarakat meliputi :

  1. KKP (Kekurangan Kalori  Protein )
  2. KVA (Kekurangan Vitamin A )
  3. AGB (Anemia Gizi Besi )
  4. GAKI ( Gangguan Akibat Kekurangan Yodium ) 
  5. PENGATURAN MAKANAN PADA ANAK-ANAK

Masa anak –anak merupakan fase pertumbuhan yang ditandai dengan dinamika dan mobilitas tinggi baik secara fisik , psikis, maupun sosial. Untuk menunjang kondisi tersebut , diperlukan pengaturan makanan yang baik dengan memperhatikan berbagai hal antara lain :

  1. Cukup kalori, cukup lauk nabati dan hewani
  2. Tersedia sayuran hijau tua
  3. Sayuran dimasak dengan minyak yg akan mempermudah penyerapan vit A ,D , E dan K .
  4. Komposisi sumber makanan protein adalah hewani dibanding nabati adalah 1:1,sedangakan protein hewani sebaiknya 5 gr /hari berasal dari hewan dan 10 gr /i berupa ikan.
  5. Apabila anak sulit mengkonsumsi susu dapat diganti produk olahan susu seperti keju,eskrim .dll
Jenis Produk Energi (Kalori) Protein (Gr)
Es krim 207 4.0
Keju 328 22.8
Yogurt 52 4.0
Susu sapi 61 3.2
  • JAJAN PADA ANAK – ANAK

Kebiasaan jajan yang sebenarnya memiliki beberapa manfaat/keuntungan antara lain :

  1. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan energi
  2. Mengenalkan anak pada diversifikasi (keanekaragaman) jenis makanan
  3. Meningkatkan gengsi anak di mata teman-temanya.

Akibat negativ nya antara lain;

  1. Napsu makan menurun
  2. Makanan yang tidak higienis akan menimbulkan penyakit
  3. Salah satu penyebab terjadinya obesitas terhadap anak 
  4. Kurang gizi
  5. Pemborosan
  6. UPAYA MENGATASI ANAK SULIT MAKAN

Upaya mengatasi anak sulit makan dapat diatasi dengan berbagai upaya antara lain:

  1. Porsi kecil
  2. Beri pujian
  3. Biarkan anak mengambil porsinya sendiri
  4. Berilah makan saat lapar
  5. Hindari rasa bersalah
  6. Sajikan hanya makanan yang terbaik
  7. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Masa anak –anak merupakan fase pertumbuhan yang ditandai dengan dinamika dan mobilitas tinggi baik secara fisik , psikis, maupun sosial. Untuk menunjang kondisi tersebut , diperlukan pengaturan makanan yang baik dengan memperhatikan berbagai hal antara lain :

Cukup kalori, cukup lauk nabati dan hewani

Tersedia sayuran hijau tua

Sayuran dimasak dengan minyak yg akan mempermudah penyerapan vit A ,D , E dan K Komposisi sumber makanan protein adalah hewani dibanding nabati adalah 1:1,sedangakan protein hewani sebaiknya 5 gr /hari berasal dari hewan dan 10 gr /i berupa ikan.

Saran

  1. Hendaknya kita mngetahui tentang gizi untuk pertumbuhan anak
  2. Hendaknya kita dapat menerapkan gizi untuk pertumbuhan anak-anak dalam kehidupan sehari

KATA PENGANTAR

Kami panjatkan puji syukur kehadirat Alllah  Swt yang senantiasa memberikan kelapangan dan jalan lurus kepada kita sehingga dengan taufik dan hidayahnya maka makalah ilmi gizi yang berjudul “ GIZI UNTUK PERTUMBUHAN ANAK “

Kami menyadari tanpa bantuan dan dorongan serta kesediaan layanan kesemua pihak maka makalah ini tidak memuaskan. Walaupun telah di upayakan secara optimal tidak merupakan jaminan bahwa makalah ini akan bebas dari kelemahan atau kekurangan. Untuk itu balikan dari semua pihak tentang kelemahan dan kekurangan yang ditemukan terutama dalam pembahasannya akan sangat membantu untuk penyempurnaan giliran selanjutnya.

Tasikmalaya maret,  2010

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

Latar belakang makalah

Rumusan makalah

Tujuan makalah

BAB II PEMBAHASAN

A.Kebutuhan gizi anak

B. Permasalahan gizi anak

C. Pengaturan makanan pada anak-anak

D. jajan pada anak-anak

E. Upaya mengatasi anak sulit makan

BAB III PENUTUP

Kesimpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Irianto, Djoko Pekik (2007), Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan, Yogyakarta: P enerbitANDI

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *